PENDIDIKAN DAN PELATIHAN FUNGSIONAL PENELITI TINGKAT I
GELOMBANG XII TAHUN 2008
Pendidikan dan Pelatihan Peneliti Tingkat Pertama Gelombang XII LIPI dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus—17 September 2008. Pelatihan itu dilaksanakan di Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan LIPI di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Pelatihan tersebut diikuti oleh 39 orang peserta yang berasal dari beberapa instansi, yaitu Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Kesehatan, Departemen Pertahanan, Departemen Pariwisata, Seni, dan Budaya, dan Lembaga Administrasi Negara. Peserta dari Departemen Pendidikan Nasional berasal dari Pusat bahasa, Jakarta dan UPT daerahnya, yaitu balai bahasa. Ada 23 orang peserta diklat yang berasal dari Pusat Bahasa dan balai bahasa dari beberapa provinsi di Indonesia.
Pada kesempatan pelatihan tersebut, Balai Bahasa Padang mengirimkan enam orang calon penelitinya. Mereka adalah staf teknis yang nantinya akan diusulkan sebagai peneliti. Mereka adalah Arriyanti, S.S., Rita Novita, S.S., Daratullaila Nasri, S.S., Yulino Indra, M. Hum., Imron Hadi, M. Pd., dan Dini Oktarina, S.Pd.
Adapun mata diklat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Peneliti Tingkat Pertama dikelompokkan dalam materi utama dan materi penunjang. Materi utama dibagi dalam dua kelompok, yaitu
1. Internalisasi Iptek
Materi ini diberikan dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta untuk mampu berperan dalam kedudukannya sebagai PNS peneliti, yang selalu bersikap ilmiah, kreatif, jujur, objektif, dan berwawasan luas serta mampu bekerja mandiri maupun tim. Selain itu, perserta juga dibekali informasi yang berguna dalam pelaksanaan tugasnya. Mata diklat yang termasuk dalam kelompok ini adalah sebagai berikut.
a. Pembinaan Karir
b. PNS
c. Konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
d. Pengembangan Potensi Individu
e. Dampak Sosial Ekonomi Kegiatan Penelitian
f. Hak Kekayaan Intelektual
g. Outbound/ Dinamika Kelompok
2. Pengembangan Pengetahuan dan Keterampilan
Mata diklat ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan seorang peneliti dalam meniti karirnya di jabatan fungsional peneliti. Dengan bekal tersebut, kandidat peneliti/peneliti pertama akan mampu mempersiapkan peneliti mandiri dengan persiapan yang matang, melaui serangkaian proses pemilihan/penggalian ide, pemecahan permasalahan, pengunaan berbagai sumber informasi yang tersedia, pembuatan desain penelitian yang sesuai, pencarian sumber data, teknis analisis dan presentasi data. Pengetahuan dan keterampilan teknis yang diberikan pada peserta diklat ini adalah untuk dapat mendukung terlaksananya suatu penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan hasilnya secara ilmiah. Mata diklat yang termasuk dalam kelompok ini adalah sebagai berikut.
a. Kebijakan Penelitian dan Iptek
b. Kebijakan Program Penelitian
c. Penelusuran Informasi Ilmiah
d. Pengantar dan Usulan Penelitian
e. Rancangan Penelitian
f. Sumber dan Koleksi Data
g. Pengolahan dan Analisis Data
h. Teknik dan Praktek Pengumpulan Data Lapangan
i. Teknik Penulisan Ilmiah
j. Praktek Penulisan KTI Individu
k. Teknik Presentasi
l. Presentasi KTI Individu
Selain materi utama, peserta juga diberikan materi penunjang. Materi tersebut dimaksudkan untuk membantu peserta memahami kebijakan pelaksanaan diklat dengan informasi yang berguna dalam pelaksanaan tugasnya. Mata diklat yang termasuk dalam kelompok ini adalah sebagai berikut.
a. Penjelasan Widya Riset dan Penilaian KTI, Jurnal Ilmiah/Akreditasi Jurnal Ilmiah
b. Penjelasan Teknis Penyelengaran
c. Evaluasi Program
d. Evaluasi Kemampuan Awal dan Akhir
Adapun tenaga kependidikan dan pelatihan pada Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Pertama terdiri atas Widyaiswara, pengajar luar biasa/fasilitator, dan tenaga pendukung diklat. Tenaga kependidikan tersebut berasal dari pakar dan ahli yang bernaung di bawah bendera LIPI. Mereka tidak saja bertindak sebagai penceramah, tetapi juga sebagai pembimbing, pendamping diskusi, pemandu pendalaman materi, narasumber, moderator, penilai, penyelengara, pengamat, penuntun/fasilitator, pelatih dan tutor. Para fasilitator tersebut adalah sebagai berikut.
1. M. Bashori Imron
2. Mita Noveria
3. M. Arifin
4. Amir Asyilin Hasibuan
5. Rusydi Syahra
6. Rusdi Muchtar
7. Iroh Siti Zahroh
8. Soewartoyo
9. Jan Sopaheluwakan
10. Roy Heru Trisnamurti
11. Hery Haerudin
12. Suprapedi
Selama 21 hari peserta dibekali dengan materi, latihan, dan praktik lapangan. Selain itu, peserta juga diberikan tes awal dan ujian akhir untuk melihat tingkat kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Setiap mata diklat umumnya dilengkapi dengan latihan, baik mandiri maupun kelompok. Tugas-tugas tersebut biasanya dipresentasikan di depan kelas. Dari presentasi dan laporan tertulis itulah pembimbing akan memberikan penilaian yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk kelulusan peserta.
Tugas akhir dari peserta yang paling menentukan kelulusan adalah penulisan karya tulis ilmiah (KTI) individu dan presentasi KTI individu. Masing-masing perseta harus membuat KTI dengan bimbingan dari fasilitator yang telah ditunjuk untuk membimbing perserta. Setelah melalui beberapa perbaikan, KTI individu tersebut dipresentasikan di depan peserta, pembahas, dan pembimbing. Pembahas akan memberikan kritik, masukan, dan saran untuk perbaikan KTI tersebut. Peserta juga mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan karya tulis tersebut.
Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan peserta yang masuk dalam peringkat 10 besar. Selain itu, panitia juga mengumumkan kelulusan peserta diklat. Alhamdulillah, tingkat kelulusan tersebut mencapai 100%. Artinya, 39 orang peserta yang pengikuti pelatihan dinyatakan lulus semuanya. Yang lebih menggembirakan adalah dua orang peserta dari Balai Bahasa Padang berhasil menduduki peringkat 3, yaitu Rita Novita, S.S. dan peringkat 5, yaitu Yulino Indra, M. Hum dari sepuluh besar peserta terbaik. Mereka berhak atas piagam penghargaan dan kesempatan untuk menulis karya tulis ilmiah di jurnal Widyariset terbitan LIPI. Semua peserta juga diberikan sertifikat tanda kelulusan yang nantinya akan sangat berguna dalam pengurusan jabatan fungsional peneliti tingkat pertama.
Padang, November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar